Gak Enakan itu Berat, Biar Aku Saja !!!

Mungkin disini kita semua sepakat, Orang yang memiliki sifat nggak enakan atau biasa disebut juga dengan “people pleaser” pada dasarnya adalah orang yang baik. Sebab, yang lebih dipikirkan olehnya adalah orang lain, bukan dirinya sendiri.

Namun, menjadi orang yang nggak enakan terkadang memang sangat merepotkan. Kita jadi sering merasa serba-salah, ragu untuk mengungkapkan isi pikiran yang sebenarnya, takut menyinggung perasaan orang lain, tidak tega untuk menolak, dan masih banyak lagi.

Ternyata jika dibiarkan terus menerus, sifat nggak enakan seperti ini juga bisa berpengaruh pada kesehatan mental kita, lho. Jeleknya, kita akan merasa bahwa posisi orang lain lebih tinggi, sehingga mereka harus lebih diprioritaskan dibanding kita sendiri.

Pasti kita semua disini pernah, pura-pura tersenyum bahagia, padahal hati kita sedang sedih dan terluka? Ini semua kita lakukan demi menjaga mood, suasana dan hubungan baik dengan orang sekitar kita.

Yang akhirnya efek sifat gak enakan kita ini membuat kita cenderung lebih mementingkan kebahagiaan orang lain daripada kebahagiaan kita sendiri. Bahkan, saat seseorang tidak sengaja menyakiti hati kita, kita akan berpura-pura bahwa kita “baik-baik saja” 

Padahal jika sifat gak enakan kita ini terus dibiarkan, maka lama-kelamaan kita akan terbiasa bersikap “fake” dan ragu untuk mengutarakan isi hati kita yang sebenarnya. Hal ini juga akan membuat hati kita lelah karena harus terus berpura-pura bahagia di depan orang-orang.

Sebaiknya memang kita harus mulai mengerti bahwa kebahagiaan orang lain bukanlah tanggung jawab kita. Kita pun sangat berhak atas kebahagiaan kita sendiri.

Selain itu, bukankah kita juga punya hak dan bebas untuk mengungkapkan apa yang sedang kita rasakan. Tidak melulu hanya kita saja yang harus mengerti dan menjaga perasaan orang lain, kita juga perlu, lho, memprioritaskan diri kita agar kesehatan mental kita senantiasa terjaga dan kita bisa terhindar dari efek-efek sifat gak enakan yang pastinya nggak ingin kita rasakan. Sebab, ini artinya kita menghargai dan menyayangi diri kita.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengelola Ekspektasi

Let's do it. hadapi dengan إستغفار

Kenapa Kita Harus Beribadah?